Saat kita mengalami sesuatu, seringkali kita bertanya, apa makna ini semua ?
Tidak semua nya harus kita mengerti dan biarkanlah kita menikmati saja apa yang terjadi. kita tak perlu mengerti semua hal secara mendalam tentang apa yang kita alami, kadang kita hanya harus menikmati indah permukaanya saja.
Seperti yang Albert Camus bilang bahwa hidup ini Absurd, penuh ke tidak jelasan, banyak hal - hal yang tidak kita mengerti tapi terjadi, karena itu, nikmati saja hidup ini, terima saja bahwa hidup ini memang absurd tetapi jangan menyerah, harus berani menghadapi kehidupan, berjuang melawan absurditas dan ketidakbermaknaan dengan memberi makna sendiri.
menurut Camus manusia dapat memberikan makna bagi kehidupan mereka sendiri yang mungkin tidak obyektif tapi dapat membuat hidupnya berharga dan layak diperjuangkan.
dan yang menarik dari Camus dia berpendapat bahwa orang masih bisa sepenuhnya hidup dengan menolak harapan, dengan tanpa memiliki harapan orang akan termotivasi untuk hidup sepenuhnya di setiap moment perisitiwa yang dia hadapi saat ini..saya pribadi memakai cara berpikir ini hanya di waktu tertentu saja, yaitu saat meminta nomor WA wanita yang saya suka, karena semakin saya banyak berpikir dengan harapan saya diterima atau tidak, saya malah tidak berani untuk mencoba, dan saya hanya berpikir coba dulu, ditolak atau diterima urusan belakangan yang penting sudah mencoba. karena jika wanita itu menolak memberi nomor WA nya, maka dia yang rugi karena tidak bisa dekat dengan saya seorang pria yang baik dan bijaksana hehehe.
yang penting berbuat dahulu, karena kadang kita sangat menyesali hal yang tidak kita lakukan daripada yang kita lakukan.
Charles Pierce pun mengatakan yang penting pengaruh ide pada tindakan, percuma jika ide nya bagus tapi tidak ada tindakan, karena yang terpenting penerapannya yang nyata.
ide itu benar atau salah diliat dari manfaatnya, menurut willian james Dalam hal ini, kebenaran dipahami sebagai sesuatu yang dinamis. Maka kebenaran suatu gagasan tidaklah dikatakan sebagai “benar”, melainkan “menjadi benar”.
masalah benar atau salah ini memang relatif tergantung pengalaman-pengalaman pribadi
Dalam bukunya The Meaning of The Truth, James mengemukakan tidak ada kebenaran mutlak, yang berlaku umum, yang bersifat tetap, yang berdiri sendiri dan terlepas dari segala akal yang mengenal, melainkan yang ada hanya kebenaran-kebenaran ‘plural’. Yang dimaksud kebenaran-kebenaran plural adalah apa yang benar dalam pengalaman-pengalaman khusus yang setiap kali dapat diubah oleh pengalaman berikutnya.
ada dua hal kebenaran yang pokok dalam filsafat yaitu Tough Minded dan Tender Minded. Tough Minded dalam mencari kebenaran hanya lewat pendekatan empirirs dan tergantung pada fakta-fakta yang dapat ditangkap indera.Sementara, Tender Minded hanya mengakui kebenaran yang sifatnya berada dalam ide dan yang bersifat rasional
Kadang juga Muncullah dilemma-dilemma batin yang lahir karena tuntutan untuk mengubah sebagian besar pandangan lama kita, .Meskipun demikian, terkadang kita tetap akan sebisa mungkin mempertahankan yang lama.
dan biasanya terjadilah adaptasi-adaptasi dan perubahan ide sesuai perkembangan-perkembangan terbaru; dan yang terbaru inilah yang dianggap lebih benar.
Hidup ini memang absurd, banyak kontradiksi - kontradiksi dan tidak kejelasan, tapi ya inilah hidup hidup terima dan nikmati karena juga banyak juga hal indah di hidup ini yang sangat patut disyukuri.
tidak apa-apa berbeda, karena perbedaanlah yang membuat hidup menarik, yang penting adalah kita jangan sampai saling menyakiti dan lebih banyak memahami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar